Kembang api bersahutan kian mengganas di luar. Kuurungkan sajalah niatku untuk ke luar rumah demi melihat gemerlapnya langit malam tahun baru. Ini yang paling hampa. Ini yang paling kosong. Tidak ada teman untuk bercerita dan tertawa. Tidak ada lawan jenis kumiliki untuk sekadar diajak ke luar. Hanya di rumah aku berdiam diri. Meski kumiliki orang tua untukku bisa melakukan dan minta apapun yang kumau. Meski kumiliki Allah untukku bisa meminta apapun yang tidak mungkin. Tapi tetap saja terasa hampa dan kosong. Inilah yang paling sepi. Inilah libur panjang yang cukup kurang berkesan. Hanya berkesan kurasa di ujung lidah namun hambar rasanya ketika kutelan. Hari berganti, mengantarku untuk segera kembali ke sekolah yang katanya penjara suci. Ujian menanti di depan mataku. Segala target meronta ingin kucapai. Meski begitu tetap saja rasanya hampa. Tiada semangat terbarukan.
Welcome to 2014