Minggu, 25 Mei 2014

LULUS

Tak ada lagi yang diinginkan selain lulus. Lulus dalam segala hal. Lulus SMA, lulus ujian, lulus seleksi undangan. Karena dengan lulus berarti sudah berhasil melewati segala rintangan yang terkadang membebani.

Minggu, 18 Mei 2014

Kembali Merantau

Bulan lalu baru saja kutuntaskan salah satu kewajibanku sebagai siswi sekolah menengah atas. Bulan lalu juga aku pulang dari perantauan ini. Melepas segala beban sisa perjuangan. Tapi hari ini aku harus kembali lagi ke perantauan ini. Kaki gunung yang telah memberiku banyak pelajaran. Ini terakhir kalinya aku kembali dengan status siswi. Esok akan berbeda. Esok sudah bukan aku yang sekarang. Aku kembali lagi.

Rabu, 01 Januari 2014

Just An Empty New Year's Happiness

Kembang api bersahutan kian mengganas di luar. Kuurungkan sajalah niatku untuk ke luar rumah demi melihat gemerlapnya langit malam tahun baru. Ini yang paling hampa. Ini yang paling kosong. Tidak ada teman untuk bercerita dan tertawa. Tidak ada lawan jenis kumiliki untuk sekadar diajak ke luar. Hanya di rumah aku berdiam diri. Meski kumiliki orang tua untukku bisa melakukan dan minta apapun yang kumau. Meski kumiliki Allah untukku bisa meminta apapun yang tidak mungkin. Tapi tetap saja terasa hampa dan kosong. Inilah yang paling sepi. Inilah libur panjang yang cukup kurang berkesan. Hanya berkesan kurasa di ujung lidah namun hambar rasanya ketika kutelan. Hari berganti, mengantarku untuk segera kembali ke sekolah yang katanya penjara suci. Ujian menanti di depan mataku. Segala target meronta ingin kucapai. Meski begitu tetap saja rasanya hampa. Tiada semangat terbarukan.
Welcome to 2014

Minggu, 14 April 2013

Wanna Be

[BeraniCerita #7] Si Pendiam yang Aneh


Pagi ini kelasku kedatangan seorang siswa baru dari SMA di Yogyakarta. Banyu namanya. Wajahnya lucu. Cara berbicaranya halus sekali. Di awal perkenalan pun, bapak guru yang menyebutkan nama dan asal sekolahnya. Ia hanya tersenyum manis menatap kami semua.
Setelah berhari-hari masuk sekolah ia juga belum pernah bersosialisasi dengan kami sekelas. Saat ditanya ia hanya menggerakkan tubuhnya yang terkadang membuat kami semua tertawa karena tingkah dan gayanya.

Seminggu setelah kedatangannya, ia masih juga belum berbicara sepatah kata pun pada kami. Aku bingung. Dia ini tidak bisa berbicara atau apa.

Pernah seorang teman sekelasku curhat padaku bahwa Banyu pernah mengikutinya secara diam-diam sewaktu ia pulang sekolah.
“Iya, sewaktu gue lihat ke belakang ternyata gak ada orang sama sekali. Tapi gue lihat ada sepasang sepatu mirip punya Banyu di balik tiang listrik. Apa jangan-jangan selama ini dia itu stalker?”
“Hus. Jangan berprasangka buruk dulu, kali aja dia mau ngebalikin sesuatu ke lo tapi dia malu, jadi dia ngikutin lo pulang supaya tau rumah lo di mana.”
“Ihh.. Pokoknya gue takut sama Banyu.”

Sudah tiga orang teman sekelasku yang berkata padaku soal Banyu yang jangan-jangan adalah seorang stalker yang bisa saja dia jahat.

Karena rumahku tidak begitu jauh dari sekolah, aku sering berjalan kaki untuk pulang. Tapi kali ini aku merasa ada seseorang yang mengikutiku dari belakang. Saat kulihat ternyata tidak ada orang sama sekali. Yang kulihat hanya ujung sepatu di balik tiang listrik. Aku merinding. Siapa itu? Atau jangan-jangan… pikirku. Akhirnya aku memberanikan diri untuk menghampiri sepasang ujung sepatu di balik tiang listrik. Dan kutemukan Banyu yang merupakan pemilik sepatu itu.
“Banyu! Lo ngapain disini?”
“Emm… Maaf ya, aku ngikutin kamu terus seharian ini.”
“Tapi buat apa? Gak cuma gue kan yang lo stalking? Banyak orang di kelas yang ketakutan gara-gara lo ikutin mereka terus!”
“Maaf, tapi aku cuma mau ngerjain tugasku aja.”
“Tugas apa?”
“Gini, aku dapet tugas dari klub teaterku, aku harus berpantomim menirukan gaya lima anak sekelasku. Jadi selama ini aku ngebuntutin kalian, deh.”
Aku tertegun, “yaa seenggaknya lo harus minta maaf besok ke orang-orang yang merasa lo buntutin.”

339/500 words



Jumat, 28 Desember 2012

Jason Mraz Won't Give Up



Jason Mraz - I Won't Give Up

When I look into your eyes
It's like watching the night sky
Or a beautiful sunrise
There's so much they hold
And just like them old stars
I see that you've come so far
To be right where you are
How old is your soul?

I won't give up on us
Even if the skies get rough
I'm giving you all my love
I'm still looking up

And when you're needing your space
To do some navigating
I'll be here patiently waiting
To see what you find

'Cause even the stars they burn
Some even fall to the earth
We've got a lot to learn
God knows we're worth it
No: I won't give up

I don't wanna be someone who walks away so easily
I'm here to stay and make the difference that I can make
Our differences they do a lot to teach us how to use
The tools and gifts we got, yeah, we got a lot at stake
And in the end, you're still my friend at least we did intend
For us to work we didn't break, we didn't burn
We had to learn how to bend without the world caving in
I had to learn what I've got, and what I'm not, and who I am

I won't give up on us
Even if the skies get rough
I'm giving you all my love
I'm still looking up, still looking up.

I won't give up on us (no I'm not giving up)
God knows I'm tough enough (I am tough, I am loved)
We've got a lot to learn (we're alive, we are loved)
God knows we're worth it (and we're worth it)

I won't give up on us
Even if the skies get rough
I'm giving you all my love
I'm still looking up

Welcome Back

ok, welcome to my new blog. yap, ini blog baru gue. emang udah lama gue ga menorehkan kata-kata di kertas karya dunia maya ini. entah, banyak alasan dari yang penting sampai yang ga penting. dari yang masuk akal sampai yang ga masuk akal. mungkin karena kunjungan gue ke toko buku biasanya kali ini ngena banget. tiba-tiba aja gue mau mulai nulis, buat blog baru lagi, mendesain blog ini sesimpel mungkin biar ga ribet editingnya. keep reading :)